Manfaat Jengkol Untuk Kanker

Manfaat Jengkol Untuk Kanker Jengkol ternyata ampuh membunul sel kanker dan 10.000X lebih kuat dari kemoterapi. Kita bisa konsumsi jengkol dengan cara makan langsung seperti sayuran segar, jus, minum siap saji,sorbets, kue, keripik jengkol dll. Hal ini menghasilkan banyak manfaat, namun yang paling menarik adalah efek yang dihasilkan pada kista dan tumor. Jengkol terbukti secara ilmiah obat untuk membunuh SEMUA JENIS KANKER.

Manfaat Jengkol Untuk Kanker, Kista dan Tumor

Manfaat Jengkol Untuk Kanker, Kista dan Tumor

Sekilas Tentang Penyakit Kanker

Tubuh secara teratur memproduksi sel baru yang berguna untuk pertumbuhan serta untuk menggantikan sel yang rusak atau yang sakit. Secara normal, sel tumbuh dan berkembang dengan cara yang tetap. Namun, ada pula pertumbuhan yang tidak normal (tidak terkontrol) yang kemudian tampak menjadi “benjolan” yang disebut tumor.

Tumor terdiri dari tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak melewati batas jaringan, tumbuh lamban, bersimpai atau berselaput pembungkus sehingga mudah dioperasi dan diangkat. Sedang tumor ganas atau kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tumbuh cepat, tidak bersimpai, tumbuhnya menyusup ke bagian lain melalui pembuluh getah bening. # Manfaat Jengkol Untuk Kanker

Karsinogenesis atau proses terjadinya kanker dimulai dengan perubahan sederhana yang sering kali berubah menjadi tumor jinak dan sebagian akhirnya menjadi tumor ganas atau kanker.

Banyak cara pengobatan dan pencegahan yang bisa kita lakukan dalam mengatasi sel kanker. Jika di dunia medis cara paling ampuh adalah menjalani kemoterapi, maka dalam pengobatan tradisional obat yang digunakan sebenarnya didapat dari tumbuh-tumbuhan. Salah satu dari sekian banyak makanan yang bisa mengatasi kanker adalah jengkol. Ya, jengkol dengan aroma menyengat dan kerap dijadikan sayuran ini dipercaya bisa mengobati berbagai jenis kanker, bahkan lebih kuat dari kemoterapi.

Dibalik bau jengkol yang dihasilkan, ternyata bermanfaat untuk manfaat kesehatan. jengkol tidak hanya berfungsi sebagai sayuran segar, karena jengkol bisa diolah di berbagai hidangan seperti rendang, stews, sambal dan lain-lain. Jenis sayuran yang hanya bisa tumbuh di Asia Tenggara ini mengandung berbagai nutrisi seperti karbohidrat, protein, glikosida, saponin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, fosfor, kalsium, tanin, alkaloid, steroid, dan minyak esensial. Dengan kandungan nutrisi begitu banyak, wajar kalau jengkol bisa membantu mengatasi kanker dan penyakit lain yang sangat berbahaya bagi tubuh. # Manfaat Jengkol Untuk Kanker

Berikut Manfaat Jengkol Dalam Mengatasi Kanker:

  1. Jengkol Sangat Kuat Membunuh Sel Kanker
    Jengkol mengandung senyawa adriamycin, dimana senyawa tersebut oleh ahli medis digunakan sebagai metode pengobatan kemoterapi. Uniknya jengkol hanya membunuh sel kanker yang berkembang di dalam tubuh, namun tidak menyerang sel sehat lainnya. Karena belakangan ini jengkol tetap digadang sebagai bahan alami yang sangat ampuh mengatasi kanker. Namun, tidak ada data empiris dan bukti ilmiah untuk mendukung manfaat jengkol ini. (Baca juga : Manfaat Walatra Zedoril 7 Untuk Kanker)
  2. Jengkol Melawan Sel Kanker Lebih Kuat dari Kemoterapi
    Jengkol juga diyakini bisa menghancurkan hampir semua jenis sel kanker, dan yang paling terbukti adalah menghilangkan tumor dan kista. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di laboratorium salah satu perusahaan obat terbesar di dunia, setidaknya jengkol bisa menghambat 12 jenis kanker. Selain itu, manfaat luar biasa lebih kuat daripada yang diobati dengan kemoterapi. Jika ini benar, maka penemuan tersebut akan menjadi harapan baru bagi penderita kanker. # Manfaat Jengkol Untuk Kanker
  3. Jengkol Bisa Menghambat dan Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker
    Jengkol tidak hanya bisa menghancurkan dan melawan sel kanker, tapi juga sangat efektif dalam mencegah munculnya sel kanker, atau mencegah perkembangan sel kanker ke tingkat yang lebih parah. Bagi orang sehat, mengkonsumsi jengkol sama saja dengan mencoba mencegah tubuh terkena kanker. Senyawa kimia berupa saponin di jengkol terbukti menghambat sel kanker tumbuh dan berkembang.

Manfaat lain dari Jengkol

Jengkol tidak hanya berguna dalam mengatasi kanker, tapi juga sangat berkhasiat dalam mengatasi berbagai penyakit di tubuh, termasuk penyakit berbahaya. Beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan adalah:

  • Mencegah infeksi. Jengkol memiliki senyawa spektrum antimikroba dan antijamur, sehingga bisa mencegah terjadinya infeksi pada tubuh akibat bakteri dan jamur. Jengkol juga berguna dalam mengatasi cacing parasit yang bersarang di dalam tubuh kita.
    Mencegah dan mengatasi anemia. Anemia dapat mengindikasikan tubuh kekurangan asupan zat besi sehingga jumlah sel darah merah menjadi berkurang, Anemia dapat menyebabkan sakit kepala, wajah pucat, kurang kegembiraan, kelelahan, dan sulit berkonsentrasi. Dengan mengkonsumsi jengkol yang kaya zat besi (sekitar 4,7 gram per seratus kiloya) maka penyakit anemia bisa diatasi atau dicegah.
  • Sebagai Antioksidan. Vitamin C di jengkol dapat meningkatkan kekebalan tubuh, karena vitamin C bisa bermanfaat sebagai antioksidan untuk melawan senyawa radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan bisa membuat tubuh selalu sehat dan jarang sakit.
  • Sumber protein Tubuh membutuhkan protein untuk berfungsi dengan baik dan mengganti sel tubuh yang rusak. Untungnya, jengkol mengandung protein yang cukup besar, yang dalam 100 gram mengandung protein saebesar 23,3 gram.
  • Memperkuat tulang. Kandungan kalsium dan fosfor di jengkol sangat bermanfaat dalam membantu menguatkan tulang. Baik tulang dan gigi akan menjadi lebih kuat dan lebih padat, dan bisa mencegah terjadinya osteoporosis.

Efek Samping Jengkol

Memang beanr jengkol bisa memberi banyak manfaat, tapi bukan berarti mengkonsumsi jengkol terlalu banyak sekaligus juga akan sama manfaatnya. Makan berlebihan jengkol akan terkena penyakit batu ginjal, karena kandungan jengkolatnya cukup asam yinggi. Akumulasi asam jengkolat di ginjal dan saluran kencing bisa mengeras membentuk batu yang menghambat proses pengosongan urin. Padahal, seringkali ada rasa sakit yang luar biasa di sekitar perut bagian bawah dan pinggang saat Anda ingin buang air kecil. (Baca juga : Manfaat Zedoril 7 Untuk Kanker Serviks)

Cara Mengelolah Jengkol Agar Tidak Bau

Bau jengkol berasal dari asam amino yang terkandung di dalamnya. Asam amino mengandung unsur belerang yang memiliki aroma khas yang menusuk. Bila asam amino terbelah dan terurai maka akan timbul bau yang menyengat. Bau ini menyebabkan beberapa orang enggan makan jengkol. Selain mengurangi rasa percaya diri, baunya juga bisa mengganggu orang lain. Sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan untuk mencium bau jengkol yang bisa dikurangi, beberapa diantaranya adalah:

  1. Rendam jengkol di air bersih selama 2-3 malam sebelum diolah menjadi masakan.
  2. Rebus jengkol dengan beberapa potong daun jambu atau beberapa sendok kopi, dalam waktu lama.
  3. Pilih jengkol yang bagus dan benar-benar tua karena semakin tua bau stinging pada jengkol akan berkurang. (Sumber : www.cancernation.tk)

Post by : Manfaat Jengkol Untuk Kanker

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*